Tingkatan Hukuman Pelaku Riba

Berikut ini adalah beberapa level atau tingkatan hukuman pelaku riba yang sudah semestinya harus kita hindari:

1. Hukuman Ketika Hidup Di Dunia

Tingkatan hukuman pelaku riba yang pertama adalah ketika masih hidup di dunia ini

Allah SWT memberi ancaman bahwa Ia akan membinasakan riba

“Allah membinasakan riba dan menumbuhkan sedekah.” (QS. Al-Baqarah: 276)

kapan hukuman di dunia ini diberikan?

“siapapun yang memperbanyak hartanya dengan cara riba, maka akhir urusannya akan menjadi miskin.”(HR. Ibnu Majah 2279, shahih).

Banyak para ulama yang berpendapat bahwa hukuman bagi sebagian pelaku riba langsung Allah tetapkan ketika masih di dunia ini dengan cara ditimpakannya kemiskinan dan kebangkrutan pada orang-orang yang melakukan riba.

2. Hukuman Ketika Manusia Dibangkitkan Dari Alam Kubur

mereka akan dibangkitkan dari kuburnya seperti orang sakit ayan, karena kerasukan setan.

“orang-orang yang makan riba tidak berdiri (dibangkitkan) melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena (tekanan) penyakit gila.” (QS. Al-Baqarah: 275)

Masih di ayat 275 tersebut Allah SWT menjelaskan alasan mengapa pemakan riba dibangkitkan dalam keadaan seperti itu.

“… yang demikian itu karena mereka mengatakan bahwa jual beli itu sama dengan riba.”(QS. Al-Baqarah: 275).

3. Hukuman Ketika Di Padang Mahsyar

Tingkatan hukuman pelaku riba yang selanjutnya adalah saat di alam mahsyar

Ketika semua umat manusia sudah tiba di alam Mahsyar, para pemakan riba yang tidak bertobat akan dihukum oleh Allah SWT dengan ditantang perang oleh Allah dan Rasul-Nya.

” jika kalian tidak melaksanakannya (meninggalkan riba), maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tapi jika Kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim dan tidak dizalimi.” (QS. Al-Baqarah: 279)

Ibnu ‘Abbas menjelaskan ayat ini,

”besok di hari kiamat para pemakan riba akan dipanggil “ambil senjatamu, untuk perang (melawan-Ku)..” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/716).

4. Hukuman Setelah Manusia Dihisab Amal Perbuatannya

Tingkatan hukuman pemakan riba yang terakhir adalah setelah dihisab nanti di akhirat mereka kekal di neraka karena riba adalah termasuk dari dosa besar.

”… Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti (dari mengambil riba), maka apa yang telah diperolehnya dahulu (sebelum datang larangan) menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barangsiapa yang mengulangi (mengambil riba), maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS.al-Baqarah: 275).

Di ayat yang lain, orang yang memakan riba itu sebenarnya dipertanyakan keimanannya. Jika seseorang itu masih melakukan riba padahal ia mengetahui riba itu haram, berarti ia sedang berada dalam kekafiran karena tidak meyakini ayat-ayat Nya.

”Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kalian beriman.” (QS. al-Baqarah: 278)

Kita sebenarnya sudah banyak yang tau bahwa riba itu adalah salah satu dosa besar yang sangat Allah benci. Bahkan saking besarnya dosa riba itu, Allah SWT dan Rasul Nya sampai sampai menantang para pelaku riba untuk berperang saling berhadapan.

Lah memangnya kita ini siapa kok berani beraninya menantang perang terhadap Allah? Astaghfirullah..

Ayatnya sudah jelas dan banyak dalil-dalil dari hadits Rasulullah ﷺ tentang riba, tapi kenapa masih banyak umat Islam merasa enteng melakukan riba? Apakah mereka mengira bahwa keuntungan yang didapat dari hasil riba itu lebih besar dari hukuman dan dosa riba?

Sungguh, kesenangan dunia yang semu ternyata telah banyak memalingkan manusia dari aturan Allah, seolah mereka hidup selamanya di dunia ini sehingga dunia mereka kejar tanpa henti, tanpa memperhatikan nilai-nilai agama.

Demikianlah penjelasan beberapa tingkatan hukuman pelaku riba yang akibat buruknya sangat dahsyat. Sangat merugikan tidak hanya di dunia, terlebih di akhirat kelak. Na’udzubillahi mindzalik..

tingkatan hukuman pelaku riba

Bagikan