Kisah Keajaiban Sedekah, Diangkat 1000 Doa.

Di tahun 2015 saya bersama kang Jamil Azzaini dan mbah Asrori dari Semarang diundang live di TV One di acara Gestur. Kami diminta bercerita bagaimana sedekah itu “menghidupkan kehidupan!” Bikin hidup makin hidup..

Saya cium tangan lelaki tua yang sudah 92 tahun hidup di dunia itu, kami bertemu di Bandara Halim Jakarta, beda pesawat tapi bareng landingnya. Kisah mbah Asrori selalu membuat hati gerimis, setiap jumat beliau membagi 150 nasi bungkus dari uangnya sendiri hasil dari mengajar ngaji.. inilah orang kaya sejati!

Di dalam mobil saya bertanya, apa mbah kunci agar panjang umur..
Jawaban beliau tegas dan jelas di telinga dan selalu saya ingat!
“Kowe kudu rutin moco Qur’an, kudu okeh silaturahmi, lan kudu okeh sedekah!”

Mak jleb! Berat itu mbah.. beraaattt!!

Kami hidup di jaman baca status di facebook dan instagram lebih mengasyikan di banding baca Qur’an!

Kami hidup di jaman kebencian disebar di jalanan, caci maki diumbar dalam layar HP di tangan! Silaturahmi dengan kawan putus jadi kebencian karena beda pandangan dan pilihan!

Kami hidup di jaman gaya hidup diumbar demi pamer walaupun semua penuh cicilan! Bagaimana kami mau sedekah mbah, cicilan-cicilan masih antri belum dibayar.. Daripada buat sedekah mending uangnya buat bayar semua tagihan..

Berat mbah! Beraaatt!!

Di akhir acara simbah melantunkan bacaan Qur’an dengan merdunya, membuat semua yang ada di studio berkaca-kaca…

*******

Seminggu lalu saya bertemu dengan Rex Marindo, salah satu founder Warunk Upnormal yang punya 78 cabang dalam 5 tahun, rame dimana-mana siang dan malam. Bahkan dengan jaringan brand lainnya seperti Nasi Goreng Mafia dan Bakso Boedjangan tembus 120 an cabang di seluruh Indonesia, dengan 4000 karyawannya.

Saya bertemu Rex di salah satu cabang Upnormal di Jalan Kaliurang Jogja, mengejutkan bahwa semua usahanya tidak melibatkan utang bank. Bahkan dulu diawal mereka mau ekspansi, ada usulan untuk utang bank dan Rex memilih untuk mundur jika itu dilakukan. Akhirnya mereka memilih menggaet investor untuk dapat membuka banyak cabang, dengan akad kerjasama usaha, tanpa pernah membuka akad riba.

Ada cerita dari Rex yang membuat saya terpana,
“Ketika ngobrol dengan kawan-kawan di Upnormal, kami seperti diingatkan.. apa iya kami bisa melejit seperti sekarang karena 1000 doa yang dulu dibacakan orang-orang..”

Whoottt? 1000 doa?

“Iya mas, ketika 2013 kami memulai Nasi Goreng Mafia di Bandung, hari pertama kami bikin pengumuman.. GRATIS 1000 PORSI NASI GORENG, CUKUP DIBAYAR DENGAN DOA. Jadi bener kami siapkan 1000 porsi untuk sedekah di depan, dan setiap orang yang makan kami beri kertas, dan kami minta mereka membacanya.. Ya Allah semoga usaha nasi goreng ini berkah, laris dan bermanfaat”

Masya ALLAH…

Ludes hari itu?

“Ludes, gak bersisa.. hari kedua kami jualan seperti biasa, dari omzet ratusan ribu sehari hingga jutaan sehari, grafiknya terus naik. Sampai akhirnya kami sampai di titik ini..”

Giving! Giving! Giving!

Itulah ilmu yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.. kita harus banyak memberi jika mau dibukakan pintu-pintu rezeki. Namun sebaliknya, jika hidup selalu pelit, medit, maka rezekipun hanya makcrit!!

@Saptuari

kisah keajaiban sedekah dan diangkat 1000 doa kisah keajaiban sedekah dan diangkat 1000 doa 2

Bagikan